oleh

Langkah Cepat Walikota Pagaralam Cari Solusi Air Untuk Sawah 14 Dusun Dempo Selatan di Tengah Efisiensi Anggaran‎

Koran Musi, ‎Pagaralam – Harapan masyarakat untuk kembali menghidupkan lahan persawahan yang telah lama mengering mulai menemukan jalan. Setelah belasan tahun merindukan ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian, masyarakat dari 14 dusun di Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam, menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Wali Kota Pagar Alam, H. Ludi Oliansyah, S.T.
‎
‎Persoalan ketersediaan air yang selama ini menjadi kendala bagi aktivitas pertanian masyarakat tersebut mendorong pemerintah daerah bersama warga untuk mencari solusi yang dapat mengembalikan fungsi lahan persawahan secara optimal.
‎
‎Perwakilan masyarakat dari 14 dusun menyampaikan harapan agar aliran air yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal dapat dikelola sehingga kembali mengairi lahan pertanian. Bagi masyarakat, keberadaan air bukan sekadar kebutuhan teknis pertanian, melainkan juga menjadi penentu keberlangsungan mata pencaharian dan produktivitas sawah yang telah lama tidak aktif.
‎
‎Menanggapi aspirasi tersebut, Wali Kota Pagar Alam mengajak masyarakat bergotong royong mencari solusi atas persoalan tersebut. Menurutnya, potensi air yang tersedia perlu dimanfaatkan secara optimal agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.
‎
‎“Ya karena air itu banyaklah terbuang daripada dimanfaatkan. Sudah belasan tahun rindu ingin sawah aktif kembali,” ujar Ludi
‎
‎Pernyataan tersebut menggambarkan harapan agar sumber air yang selama ini terbuang dapaqt dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian dan menghidupkan kembali lahan persawahan yang telah lama mengering.
‎
‎Upaya mencari solusi ini dilakukan di tengah kondisi keuangan daerah yang sedang menerapkan efisiensi anggaran. Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya mendorong realisasi program dan janji politik melalui langkah-langkah yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
‎
‎Gotong royong antara pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses mencari jalan keluar atas persoalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Dengan melibatkan warga, diharapkan solusi yang dirumuskan dapat sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan mendukung keberlanjutan sektor pertanian.
‎
‎Selain menjadi bagian dari upaya mengejar progres janji politik, langkah tersebut juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat swasembada dan ketahanan pangan nasional.
‎
‎Optimalisasi sumber daya air untuk pertanian diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan, membuka kembali peluang usaha bagi petani, serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
‎
‎Bagi masyarakat di 14 dusun Kecamatan Dempo Selatan, kembalinya aliran air ke persawahan bukan sekadar harapan lama yang ingin diwujudkan, tetapi juga menjadi peluang untuk menghidupkan kembali sektor pertanian yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan mereka.
‎
‎Pemerintah daerah bersama tmasyarakat kini berupaya mencari solusi agar potensi air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal, sehingga sawah yang telah lama mengering dapat kembali produktif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Pagar Alam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *