oleh

Bandar Sabu Tanggo Buntung Divonis 14 Tahun Penjaro

Koran Musi, Palembang – Terdakwa kasus narkoba, Ahmad Fauzi atau lebih dicireni make namo Ateng, divonis 14 tahun penjaro. Ateng ini merupoke laki dari Hijriah Agustina yang sebelumnyo divonis bebas.

“Iyo, terdakwa merupoke laki dari terdakwa Hijriah Agustina yang sebelumnyo divonis bebas dalam kasus yang samo,” kato Pejabat Humas PN Palembang, Abu Hanifah, Selaso (9/11/2021).

Dalam sidang putusan yang digelar secaro virtual itu dipimpin oleh Hakim Ketuo Toch Simanjuntak. Dalam putusannyo, terdakwa dinyatoke terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1), UU Nomor 35 tentang narkotika.

“Majelis hakim nyatoke kalu terdakwa Ahmad Fauzi terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1), UU Nomor 35 tentang narkotika,” kato Hakim Toch Simanjuntak dalam persidangan.

“Mengadili terdakwa dengan hukuman 14 tahun penjaro, dendo 1 miliar rupiah, dengan subsidair 6 bulan penjaro,” lanjut Hakim.

Persidangan Ateng ini merupoke hasil polisi nggerebek kampung narkoba di kawasan Tanggo Buntung, Gandus dan Ilir Barat II, Palembang. Polisi ningkep laki bini, Ateng dan Hijriah, dalam waktu dan tempat yang dak samo.

Hijriah ditingkep pas penggerebekan dengan barang bukti 1,5 kilogram sabu. Sementaro, duo minggu kemudian Ateng ditangkap di Desa Tanjung Sari, Kabupaten OKU Selatan, Minggu (25/4) lalu. (dp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *