Koran Musi, Palembang – Setelah pekan sebelumnya Ocean Nusantara Grup (ONG) resmi beroperasi di perairan Sumatera Selatan sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP), melalui PT Ocean Nusantara Bahari.
Terbaru ONG juga memproyeksikan dua anak perusahaan lainya dalam pelayanan keagenan kapal dan peti kemas yang akan terfokus di Tanjung Carat.
Dua anak perusahaannya yakni PT Tanjung Carat Bahari bergerak dibidang keagenan kapal. Lalu adapula PT Tanjung Carat Logistik sebagai perusahaan yang bergerak pada pelayanan peti kemas.
PT Tanjung Carat Bahari dalam kerjanya akan membuat pelaporan kedatangan dan keberangkatan kapal yang diageni ke Direktur Jenderal Perhubungan Laut.
Lalu, melayani penyerahan dokumen kapal kepada Syahbandar Utama, Otoritas Pelabuhan Utama, Kantor Pelabuhan Batam, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau Unit Penyelenggara Pelabuhan setempat serta instansi pemerintah terkait lainnya.
Tanjung Carat Bahari juga melayani jasa pengurusan jasa-jasa kepelabuhan yang diperlukan oleh kapal yang diageni.
Penunjukan Perusahaan Bongkar Muat (PBM) untuk kepentingan pemilik kapal, serta penyelesaian dokumen kapal yang habis masa berlakunya atas beban pemilik kapal.
Ocean juga bergerak melakukan pemungutan uang tambang (freight) atas perintah pemilik kapal dan pembukuan dan pencarian muatan (canvassing).
Penerbitan konosemen (bill of loading) untuk dan atas nama pemilik kapal, penyelesaian tagihan (disbursement) atas nama pemilik kapal
Dan terakhir juga terkait dengan penyelesaian pengisian bungker bahan bakar minyak, air tawar dan provision sesuai permintaan kapal.
Sementara PT Tanjung Carat Logistik lebih spesifik pada pengurusan bongkar muat kapal dan pergerakan barang dari kapal dan tracking, pergudangan, serta depo kontainer.
Kemudian Logistik dan Manajemen Transportasi yang akan memesan ruang muat (booking space) pada kapal, menyewa kontainer (NVOCC), dan mengatur pengiriman multimoda.
Pengemasan dan pergudangan yang melakukan pengepakan (packing), pelabelan (labeling), konsolidasi muatan (menggabungkan kargo), dan penyimpanan sementara.
Pemantauan Kargo (Tracking) serta memberikan informasi pelacakan posisi barang secara real-time kepada shipper atau consignee.
Pembentukan dua anak perusahaan yang terfokus di Tanjung Carat ini sebagai langkah konkret Ocean Nusantara Grup mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan kawasan ekslusif perniagaan internasional di ujung Kabupaten Banyuasin tersebut.
”Proyek Tanjung Carat ini sudah lebih dari lima dekade di cita citakan, dan baru dimasa kepemimpinan Gubernur Herman Deru ini realisasi pembangunan kawasan tersebut mendapat progres,” ucap Charma Afrianto Direkut Utama Ocean Nusantara Grup.
Hadirnya dua perusahaan ini diyakini menarik investor dari berbagai sektor industri mengembangkan Tanjung Carat sebagai kawasan Pelabuhan modern berbasis digitalisasi dan ramah lingkungan (green port),
Konkretnya juga dari dua perusahaan tersebut telah melaksanakan rapat umum pemegang saham. Diantaranya, Charma Afrianto, Gery Iskandar, Muhamad Arsy, Zainal Burlian, Sukma Hidayat, Eka Syafrudin, M Iqbal Marsyal, Rengga.
Dan susunan direksi yakni Direktur PT Tanjung Carat Bahari akan dijabat oleh Charma Afrianto, Direktur Operasional Gery Iskandar dan Komisaris Utama Muhamad Arsy.
Sementara, Direktur Utama PT Tanjung Carat Logistik dijabat M Haikal Al-Haffis kemudian Direktur Logistik Sukma Hidayat, dan Komisaris Andini Agustina.











Komentar