PALI – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di bawah kepemimpinan Dr Ir H Heri Amalindo MM, meski tergolong sebagai daerah baru, terus menunjukkan prestasi yang membanggakan baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Kali ini, PALI bersama empat daerah lainnya di provinsi Sumatera Selatan berhasil masuk sebagai nominator Kabupaten Kota Sehat (KKS) tingkat nasional.
Proses penilaian sebagai nominator KKS dilakukan secara virtual oleh tim verifikasi dari pusat pada Selasa, 18 Juli 2023.
Tim verifikasi virtual tersebut dihadiri oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI, dengan paparan yang disampaikan oleh Wakil Bupati PALI, Drs H Soemarjono.
Dalam verifikasi virtual tersebut, tim pembina KKS dari provinsi mengungkapkan bahwa di Sumatera Selatan terdapat 5 kabupaten/kota yang mengikuti verifikasi KKS, termasuk Kabupaten PALI.
“Ada 5 kabupaten yang mengikuti verifikasi KKS di Sumatera Selatan tahun 2023. PALI telah melalui proses pembinaan dan saat ini menghadapi verifikasi virtual. Harapan kami setelah verifikasi virtual ini, PALI dapat lolos ke tahap verifikasi lapangan,” ujar perwakilan tim pembina KKS provinsi melalui sesi virtual.
Tim pembina KKS juga berharap bahwa Wakil Bupati dapat menyampaikan paparan yang komprehensif mengenai kondisi PALI, sehingga dapat meyakinkan tim verifikasi dari pusat.
Sementara itu, Wakil Bupati PALI dalam paparannya menyampaikan bahwa sejak PALI menjadi daerah otonomi baru, pihaknya terus berupaya untuk menjadikan kabupaten PALI sejajar dengan kabupaten/kota lainnya di Sumatera Selatan.
Hasil dari upaya tersebut sudah mulai terlihat, terutama dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dari tahun ke tahun.
Angka kemiskinan juga mengalami penurunan secara perlahan, upaya pengurangan pengangguran secara umum juga berhasil menunjukkan penurunan, dan pertumbuhan ekonomi terus meningkat.
“Dalam upaya mencegah penurunan angka stunting, kami bekerja keras untuk mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, yaitu pada tahun 2024 harus mencapai 14 persen. Namun, kami patut berbangga karena upaya penurunan angka stunting saat ini sudah mencapai 14,46 persen. Maka, pada tahun 2024 mendatang, kami berharap dapat mencapai 10 persen,” papar Wakil Bupati.
Selain itu, dalam bidang kesehatan, PALI juga telah beberapa kali meraih penghargaan baik di tingkat provinsi maupun tingkat pusat.
“Pada tahun 2018, inovasi dari TP.PKK PALI mendapatkan penghargaan sebagai daerah ODF (Open Defecation Free) melalui program SMS. Penghargaan lain yang kami terima adalah sebagai daerah UHC pada tahun 2022, di mana masyarakat PALI terjamin mendapatkan pelayanan kesehatan, dan masih banyak penghargaan lainnya,” tambahnya.
Dalam implementasi pelaksanaan upaya mencapai status kabupaten sehat, Wakil Bupati menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten PALI telah melakukan rapat bersama tim Pembina KKS secara berkala, termasuk pembinaan desa sehat.
“Kami secara rutin melakukan pengecekan lapangan terkait implementasi pelaksanaan upaya mencapai status kabupaten sehat, baik dari tingkat kabupaten hingga desa. Harapan kami tentu saja, PALI dapat melangkah ke tahapan selanjutnya dalam penilaian ini,” harapnya. (Advertorial)










Komentar