Koran Musi, Jakarta – Kota Pagar Alam mencatat prestasi membanggakan tingkat nasional dari Setara Institute yang bekerjasama dengan Kemendagri untuk Kategori khusus kota dengan Dinamika Masyarakat Sipil Progresif dalam Pemajuan Toleransi tahun 2025 yang dirilis 2026.
Penghargaan yang yang diterima langsung Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, ST, Rabu 22 April 2026 di Mangkuluhur Artotel Suite, merupakan hasil kerja bersama demi mewujudkan daerah yang kondusif dan penuh toleransi.
Sebelumnya di tahun 2024 yang dirilis tahun 2025, Kota Pagar Alam masih berada di peringkat 90 dari 94 Kota se-Indonesia, dan masih masuk daerah yang tergolong kota intoleran.
Meski Kota Pagar Alam sempat berada di zona bawah kota dengan predikat intoleran, tidak membuat Pemerintah Kota (Pemkot) bersifat pasif. Justru Pemkot Pagar Alam terus berbenah dengan berbagai program yang progresif, terarah dan terukur.
Pada tahun 2025, Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah, ST, mengambil langkah strategis dengan menginstruksikan peningkatan toleransi dan pembentukan tim serta sekretariat, untuk pelaksanaan rencana aksi daerah pencegahan ekstremisme. Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen politik di level kepemimpinan daerah.
Dengan diterima penghargaan tersebut, Kota Pagar Alam kini lepas dari predikat buruk intoleran. Berkat inisiasi dan komitmen Pemkot dan jajaran bersama masyarakat yang progresif dalam mewujudkan kota toleransi serta pelaporannya, maka kini Kota Pagar Alam mendapatkan apresiasi berupa penganugerahan atau penghargaan kategori tersebut di tahun ini.











Komentar